Bupati SBT Tinjau Kondisi Kebocoran Pipa Migas PT Karlez di Desa Fattolo

“Pemerintah daerah tidak ingin persoalan seperti ini berlarut-larut. Harus ditangani secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab, terutama yang menyangkut keselamatan masyarakat,” tegas Bupati saat melakukan panggilan via vide call dengan petinggi PT Karlez dan Petinggi SKK Migas

Bupati SBT meninjau lansung di Lokasi kebocoran Pppa Migas di Desa Fattolo

Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si., meninjau langsung kondisi kebocoran pipa migas milik PT Karlez Seram Petroleum yang berlokasi di Desa Fattolo, Kecamatan Bula, Selasa (20/1/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Daerah terhadap laporan masyarakat terkait dugaan kebocoran pipa migas tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, aparat kecamatan, pemerintah desa, serta perwakilan pihak perusahaan. Bupati melihat secara langsung titik kebocoran pipa dan mendengarkan penjelasan teknis dari pihak PT Karlez mengenai penyebab kebocoran serta langkah-langkah penanganan yang telah dan akan dilakukan.

Bupati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan merupakan prioritas utama Pemerintah Daerah. Ia meminta pihak perusahaan untuk bertanggung jawab penuh, segera melakukan perbaikan secara maksimal, serta memastikan tidak ada dampak lanjutan yang dapat merugikan warga maupun mencemari lingkungan sekitar.

“Pemerintah daerah tidak ingin persoalan seperti ini berlarut-larut. Harus ditangani secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab, terutama yang menyangkut keselamatan masyarakat,” tegas Bupati saat melakukan panggilan via vide call dengan petinggi PT Karlez dan Petinggi SKK Migas.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan OPD teknis terkait untuk terus melakukan pengawasan serta berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna memastikan proses perbaikan berjalan sesuai standar keselamatan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan ultimatum tegas kepada jajaran pimpinan PT Karlez serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Kementerian ESDM. Bupati mendesak agar pihak perusahaan tidak hanya fokus pada perbaikan kebocoran pipa, tetapi juga segera membayarkan upah karyawan yang dilaporkan telah hampir delapan bulan tidak dibayarkan. Dengan nada berat dan ekspresi penuh harap, Bupati berharap agar piha perusahaan tidak mengorbankan masyarakatnya.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur berharap PT Karlez dapat segera menuntaskan perbaikan kebocoran pipa migas tersebut, sekaligus menyelesaikan seluruh hak karyawan yang dirumahkan tanpa kepastian upah.


Keterangan Foto : Bupati saat berkoordinasi melalui PT. Karlez dan SKK Migas melalui perangkat komunikasi\

Keterangan Foto Bupati dan bebeparapa Prangkat OPD dan unsur Forkopimda saat meninjau langsung kondisi di lokasi kebocoran pipa Migas


Keterangan foto : Bupati dan masyarakat yang ada dilokasi, menyaksikan semburan Gas yang keluar dari tanki penampun

LINK TERKAIT